Senin, 06 Januari 2014

bloger muslimah


cerpen anak bahasa



Kecewa
   Pagi yang cerah, seperti biasanya.Aku berangkat sekolah seperti biasa.Mengenakan sepasang sepatu yang kebesaran yang dipakai hampir lepas. Hari senin pagi ini, seharusnya libur,karena besok adalah hari raya Idul Adha. tetapi karena ada kegiatan pemilihan osis jadi satu-satunya sekolah yang masuk. Saya mempercepat langkah agar tidak telat sampai sekolah.
  Di pinggir jalan suara anak teriak “woiii libur” ternyata suara itu mengarah padaku. Aku hanya menjawabnya dengan senyuman. Saya tiba di sekolah tepat setengah tujuh. Dan langsung duduk dikursi tempat biasa aku duduk. Tak lama kemudian aku mendengar teman-teman menggerutu di belakangku.
“lagi bicarain apa wee..?” Tanya ku.
“siapa sih.. yang kasih tau si Nisa tentang kejadian kemarin itu?”
Aku baru teringat bahwa kemarin malam aku sempat terlibat dalam konflik dunia maya alias di facebook. Dengan teman sekelasku.tiba-tiba
“brakkk… siapa kemarin kelompok gue!!”suara lantang Nisa yang emosi
“tu si Nur!” jawab seorang temanku dengan sinis.
  Nisa adalah teman sekelasku yang dianggap anak yang tidak baik bagi aku dan teman sekelasku, setiap ada ulangan ia tergolong anak yang suka nyontek, kami mengetahui tentang hal itu, tetapi aku dan teman-teman selalu menyembunyikannya.
“Siiapa.. kelompok aku yang sebelumya!!!” suaranya yang sinis dan semakin lantang.
“I’in “ jawan Qari’ yang duduk dibelakangku.
“KAMU..!!!! kamu tahu gak perasaanku digituin,di benci sama teman sekelas.. Apa siihh salah saya, sampai KAMU!! Seperti itu sama aku.gak malu KAMU!! Ikut remush. Sifat kamu kayaq gitu.. Apa salah aku!!” nisa emosi dengan raut wajah memerah sambil menangis.
  Aku hanya bisa meminta maaf pada Nisa, karena aku merasa pernah membicarakannya. Aku teringat dengan kasus, hari sabtu kemarin. Ceritanya dimulai dari mata pelajaran Prakarya dan kewirausahaan yang ditugaskan untuk membuat kelompok permanen. Tidak sedikit yang memilih untuk mencabut lock untuk memilih anggota kelompok masing-masing.dan tidak banyak untuk memilih teman atau anggota kelompok sendiri. Ketua kelas lalu memilih mencabut lock karena banyak yang setuju dengan hal tersebut. Habi maju dengan no.lock 4,kemudian saya sendiri I’int sidqia Rahman nama panjag saya sendiri no.lock 1. Kemudian diikuti teman teman yang lainnya Nisa dan bila tidak hadir dalam kegiatan tersebut karena harus mengikuti eskul paduan suara. Nisa tergolong suaranya indah dalam bernyanyi .


__ maaf belum selesai :)

Minggu, 13 Oktober 2013

sahabat waktu kecil

sahabat

sahabat berawal dari berbagai macam perbedaan dan menyatu dalam sebuah nama "jenil d2"

intropeksi diri

Bagaimana caranya kita supaya jangan terjadi permusuhan di dalam kita membentuk sebuah kelompok???

pengertian adalah salah satu cara untuk terhindar dari permusuhan,,
mengerti bahwa  dia memiliki kekurangan, tapi apakh di balik kekurangannya ada kelebihannya?? 

tergantung orang memandang bagaimana dirinya..
berbicara tentang itu,, AQIDAH DAN AKHLAK harus kta miliki, karena tanpa akhlak bagaimana diri kita??